Artikel

Hari Gini Enggak PEDULI HALAL?Apa Kata Allah?

Sebenarnya makanan yang halal itu makanan seperti apa ya?Apakah hanya sekedar label yang tertempel di suatu kemasan makanan?

Ya, kini banyak orang yang sudah semakin sadar bahwa makanan itu tidak hanya dilihat dari higienitas dan asal tidak beracun,itu bisa dimakan.Namun hal tersebut sudah ditepis bahwa makanan halal dan thayyib lebih berefek serius pada kesehatan jasmani dan rohani.Hal yang menarik apabila dibahas lebih jauh lagi yaitu perihal pengaruh makanan yang tidak baik dan haram akan memiliki ekses negatif  tidak hanya jasmaniah saja seperti munculnya banyak penyakit,jantung stroke,hipertensi dsb.Namun efek pada rohaniah pun sebenarnya lebih berbahaya,seperti pengaruh negatif terhadap pembentukan karakter dan watak seseorang,watak yang bengis dan kejam,tidak bernurani.Maka dari itu cermati dulu,sebelum memakan sesuatu. read more

Tinggalkan Ia dan Cintanya

Sudah menjadi fitrah manusia untuk mencintai dan dicintai, semua orang butuh akan cinta karena tanpa cinta hidup ini tak lebih dari keledai yg terbaring di padang pasir, ibarat batu karang di lautan dan ibarat bunga di tepi jurang. Cinta membuat segalanya menjadi indah, memberi warna dalam hidup, melukis senyuman pada wajah, cinta membuat setiap detak jantung menjadi sangat berarti. Itulah cinta namun, cinta juga memiliki aturan main yang harus dijalankan jika ingin selamat dunia dan akhirat.

Cinta dan mencintai pada hakikatnya adalah boleh-boleh saja bahkan sangat dianjurkan untuk saling mencintai sesama muslim namun, ada cinta yang begitu spcial dan sangat sensitive, ia ibarat api berwujud embun dipagi hari dan bagi siapa saja yang tidak waspada terhadapnya maka ia akan terbakar yaitu cinta terhadap wanita yang merupakan perhiasan dunia dan fitnah terbesar bagi kaum lelaki. Rosulullah -shallallahu Alaihi Wasallam- pernah bersabda dlm hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari (5096) dan Muslim (2740): read more

Adab Makan dan Minum dalam Islam

Islam mengatur kehidupan seorang muslim dari bangun tidur sampai tidur kembali. disemua perbuatan dan aktifitas, Rosulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- telah memberikan contoh adab yang terbaik. bahkan dalam perkara makan dan minum sekalipun, Islam telah mengatur batasan-batasan dan adab-adabnya. dari makanan dan minuman yang diperbolehkan untuk dikonsumsi sampai makanan dan minuman yang tidak boleh dikonsumsi. dari adab memulai makan dan minum sampai selesai makan dan minum.

1. Larangan Menggunakan Piring/Gelas Dari Emas Dan Perak read more

Kamu Bersama Orang Yang Kamu Cintai

Ketika kamu mencintai seseorang, pastilah kamu ingin selalu bersama dengannya pada setiap waktu dan keadaan. Tidak bisa tidur kecuali dia ada di dekatmu. Tidak akan makan kecuali dia menemanimu. Bahkan, mata tidak ingin terbuka kecuali untuk memandangnya dan ketika dia melakukan sesuatu, pastilah kamu ingin menirunya, juga ketika dia menyuruhmu, pastilah kamu akan melakukan. Kira-kira seperti itulah perasaanmu ketika kamu sedang jatuh cinta.

Di luar pembicaraan kita tentang apakah orang itu bersama orang yang dicintainya di dunia atau hanya mencintai tapi tidak bersama. Bahwa di akhirat, setiap orang akan dikumpulkan bersama orang yang dia cintai. Ketika seseorang mencintai Rosulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- lebih dari semua orang, istri, anak dan orang tua. Bahkan lebih mencintainya dari pada diri sendiri. Maka kelak dia akan dibangkitkan dan dikumpulkan bersamanya. Beliau bersabda : read more

Fiqh Wanita : Berhias #3

12. Tabarruj

 a. Definisi tabarruj

Tabarruj berarti berhias dengan memperlihatkan kecantikan dan menampakan keindahan tubuh dan kecantikan wajah. Qatadah mengatakan: “ Yaitu wanita yang jalannya dibuat- buat dan genit.”

Tabarruj adalah tindakan yang dilakukan seorang wanita dengan melepaskan jilbabnya, sehingga tampak darinya, gelang dan kalungnya,” papar Mutaqil.
Sedangkan Ibnu Katsir mengatakan: “ Yaitu wanita yang keluar rumah dengan berjalan dihadapan orang laki- laki. Yang demikian itu disebut sebagai tabarruj jahiliyah.”
Imam Al- Bukhari mengatakan: Tabarruj adalah tindakan seorang wanita yang menampakan kecantikanya kepada orang lain.”
b. Larangan tabarruj dalam Al- Qulr’an
Allah telah melarang tabarruj melalui dua ayat dalam Al- Qur’an:
Pertama adalah firman- Nya:
“Dan perempuan- perempuan tua yang telah terhenti ( dari haid dan mengandung) yang tiada keinginan untuk kawin, tiadalah dosa atas mereka dosa menanggalkan pakaian mereka dengan tidak bermaksud menampakan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (An-Nur.60)
Kedua adalah firman- Nya:
“Dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku ( bertabarruj) seperti orang- orang jahiliyah dahulu.”(Al- Ahzab: 33) read more

Muslimah Pencetak Generasi

Bismillahirrahmanirrahim..

 Selamat membaca teman-teman..

Ketika terdengar kata muslimah, apa sih yang terngiang di otak kita? Hmm… Apakah muslimah adalah orang yang parasnya cantik? IP-nya bagus? Ikut organisasi sana-sini? Atau muslimah itu orang yang paling beken?

Jawabannya tentu bukan hanya itu!

Seorang muslimah adalah seorang yang mampu menjaga dirinya. Seorang muslimah adalah seorang yang berkenan untuk menjauhi seluruh larangan Allah SWT dan menjalankan perintah-Nya demi ridlo dari-Nya. read more

Adab Memuliakan Al Qur’an

Setiap muslim harus meyakini kesucian kalam Allah, keagungannya, dan keutamaannya di atas seluruh alam (ucapan). Al Qur’anul karim itu kalam Allah yang di dalamnya tidak ada kebatilan. Al-Qur’an memberikan petunjuk jalan yang lurus dan memberikan bimbingan kepada umat manusia di dalam menembus perjalanan hidupnya, agar selamat di dunia dan di akhirat, dan dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang mendapatkan rahmat dari Allah ta’ala.

Untuk itulah tiada ilmu yang lebih utama dipelajari oleh seorang muslim melebihi keutamaan mempelajari Al-Qur’an. Sebagaimana sabda Nabi saw. : “Sebaik-baik kamu adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (H.R. Bukhari)

Dalam riwayat imam muslim dijelaskan : “Bacalah Al-Qur’an, sesungguhnya Al-Qur’an itu akan menjadi syafa’at pada hari Kiamat bagi yang membacanya (ahlinya).” (HR. Muslim)

Wajib bagi kita menghalalkan apa yang dihalalkan Al-Qur’an dan mengharamkan apa yang diharamkannya. Diwajibkan pula beradab dengannya dan berakhlak terhadapnya. Pada saat membaca Al-Qur’an, seorang muslim perlu memperhatikan adab-adab berikut ini untuk mendapatkan kesempurnaan pahala dalam membaca Al-Qur’an.

Fiqh Wanita : Berhias #2

6. Larangan Menjulurkan Pakaian

Dari Abdullah bin Umar, dia menceritakan, Rasulullah telah bersabda : “Barangsiapa menarik (menyeret) pakaian karena sombong, niscaya Allah tidak akan memandangnya. “ Lalu Ummu Salamah bertanya: “ Bagaimana kaum wanita harus membuat ujung pakaiannya?”

“Hendaklah mereka menurunkan pakaian mereka sejengkal dari pertengahan betis kaki), “ jawab rasulullah.Selanjutnya Ummum salawah berkata: “ kalau begitu kaki mereka tetap tampak?” Beliau berkata hendaklah mereka menurunkan satu hasta dan tidak boleh melebihinya. “(HR.An-Nasa’i) read more

Berdasarkan Genetika, Semua Manusia Berpotensi Menjadi Jenius

Dari hasil penelitian, otak manusia mempunyai 1 triliun sel, dengan 100 milyar sel aktif. Setiap sel itu mampu membuat jaringan sampai 20.000 sambungan tiap detik.

Dengan kondisi yang seperti itu, seorang master trainer dari Brains Power Indonesia, Irwan Widiatmoko mengatakan, “Apabila seluruh informasi alam semesta ini dimasukkan ke dalam otak kita, otak kita tidak akan penuh.” Begitu yang dikutip dari www.kompas.com tanggal 25 Agustus 2008.

Adakah manusia super jenius di dunia ini?

Jawabnya adalah Nabi Adam AS, yang merupakan leluhur seluruh umat manusia… read more

Tahsin Tahfidz

Yuk ramai-ramai menikmati lezatnya belajar Al-Qur’an bersama-sama

Belajar dan menghafal al-Qur’an itu indah, mudah dan berpahala. Itulah yang dirasakan orang yang sudah merasakannya. Coba simak ucapan Sayyid Quthb Rahimahullah:
“Hidup di bawah naungan al-Qur’an itu adalah sebuah kenikmatan. kenikmatan yang tidak ada yang merasakannya kecuali mereka yang yang merasakannya.”

Disebutkan pula dalam sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

“Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah maka baginya satu kebaikan dan satu kebaikan itu senilai dengan sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan ALIF LAAM MIIM itu satu huruf, akan tetapi ALIF satu huruf, LAAM satu huruf, dan MIIM satu huruf.” (HR. At-Tirmizi no. 2910 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Takhrij Ath-Thahawiah no. 158). read more