KaLAM Words

Israโ€™ Mi’raj : A Journey at The Speed of Light (Part 3)

#3 The Science, the Wonder: Mass and Higgs Boson

Sekarang sudah tahu apa itu cahaya, kan? Selanjutnya adalah: Manusia kan nggak terbuat dari cahaya kayak malaikat? Gimana caranya melaju dengan kecepatan cahaya?

Pertanyaan yang logis. Cahaya memang hampir tidak bermassa (ataukah memang sama sekali tidak bermassa? Sampai sekarang belum ada manusia yang tahu, atau mungkin almarhum Einstein tahu?). Sedangkan manusia kan…. bermassa… berattt…

Lagi-lagi sains cuma bisa memberi penjelasan yang nyerempet-nyerempet aja: partikel Higgs Boson. Kemarin nih yang sempet tenar tahun 2012. Partikel Higgs Boson ini adalah salah satu partikel yang sebenarnya ‘belum ditemukan’. Yang 3 tahun lalu digemukan di Large Hedron Collider adalah partikel ‘mirip Higgs Boson’. Kok bisa gitu? read more

Israโ€™ Mi’raj : A Journey at The Speed of Light (Part 2)

#2 The Science, the Wonder: Relativity and Photon

  1. Hmm… Tapi Isra’ Miraj kan terjadi cuma dalam hitungan menit atau mungkin detik, bukan ratusan juta tahun sampe manusia punah semua? Buktinya pembaringan Rasulullah saw masih anget habis beliau balik dari perjalanan ini…

Yap, betul lagi. Inilah salah satu hal yang membuat sains belum 100% dapat menjelaskan peristiwa Isra’ Miraj. Namun jawaban terdekatnya adalah: Relativitas. Kurva waktu berbanding kecepatan menjelaskan bahwa semakin dekat kecepatan benda dengan kecepatan cahaya, waktu di sekitarnyapun akan melambat. Ketika akhirnya sebuah benda mencapai kecepatan cahaya, waktu di sekitarnya akan berhenti-ti-ti. Inilah penjelasan paling dekat terhadap perjalanan luar biasa ini.

  1. Tunggu dulu, tapi kan beda sama malaikat, Rasulullah saw kan nggak tercipta dari cahaya?

Sip sip. Sebelum menjawab itu, mungkin kita cari tahu dulu, apa sih cahaya itu? read more

Israโ€™ Mi’raj : A Journey at The Speed of Light (Part 1)

#1 The Science, the Wonder: Light and the Universe

Isra’ Mi’raj, sebuah perjalanan melanglang dunia, menembus angkasa, lebih jauh dari sekedar mencapai galaksi Andromeda. Perjalanan luar biasa yang berakhir di Sidratul Muntaha dan terjadi dalam hitungan detik saja. Mungkinkah?

Sebelum menelisik lebih lanjut, kita baiknya beristighfar dan bertaawudz kepada Allah terlebih dahulu agar kiranya ilmu dan penjelasan yang kita usahakan atau ijtihadkan ini tidak menjadi sebuah jalan kesesatan. Rabbana zidna ‘ilman. Semoga dengan bertambahnya ilmu kita semakin menciut pula ego dan kesombongan kita. ๐Ÿ™‚ read more

Cognitive Dissonance

Pernahkah sobat merasa sedih atau depresi karena hal yang sobat harapkan, usahakan, atau inginkan tidak menjadi kenyataan?

Pernahkah sobat berusaha mencapai sesuatu tapi tiba-tiba saja ada rintangan sebesar gunung kilimanjaro yang tiba-tiba menghadang?

Atau yang paling gampang, deh, pernahkah sobat salah ketik sehingga jadi typo nggak keruan?

Ya, peristiwa yang sobat alami ini memiliki nama ilmiah yang disebut sebagai ‘cognitive dissonance’. Hal ini berarti suatu keyakinan kita akan sesuatu yang disadari secara kognitif/sadar, yang seharusnya terjadi menurut pengukuran dan teori kita, ternyata terbengkokkan oleh alam, sehingga kita merasa frustasi. read more

Alus. Banget.

Tadi nggak sengaja. Megang tangan si doi. Alus. Banget.

Rasanya kepala mau meledak.

Rasanya pengen terbang ke langit ke tujuh, terus terjun nggak pake parasut, disamber burung, diterbangin angin, nyemplung ke kali. Nyasar di hutan belantara, digigit ular, dikejar celeng, diterkam tarzan, nyerosot ke jurang.

Bukan, bukan kenapa-napa. Bingung, antara kaget dan takut. Takut banget.

Nggak lebay. Mendingan nyerosot ke jurang daripada harus megang tangan doi yang nggak mahram. Kenapa? Karena sabda Rasulullah SAW, read more

Bagaimana Mekanisme Tattoo Removal?

ุฅูู†ู‘ูŽ ูฑู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูุญูุจู‘ู ูฑู„ุชู‘ูŽูˆู‘ูŽูฐุจููŠู†ูŽ ูˆูŽูŠูุญูุจู‘ู ูฑู„ู’ู…ูุชูŽุทูŽู‡ู‘ูุฑููŠู†ูŽ

“… Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS: Al-Baqarah Ayat: 222)

Eh, emangnya kenapa orang udah sakit-sakit ngetato malah pengen dihapus? Sama kayak dosa sih sob alasannya: kalo nggak karena nyesel, ya gara-gara komplikasi, hehe.

Ya, sebenarnya berbagai macam cara penghapusan tato atau tattoo removal sudah ada sejak zaman dahulu, tidak ada bukti jelas pastinya kapan. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, tattoo removal semakin berkembang pula macamnya, mulai dari penggunaan zat kimia seperti TCA (Trichloroacetic acid), eksisi, cyrosurgery, sampai yang terkini, Q-switched laser. Nah, yang terakhir inilah yang akan kita bahas. read more

Ta’aruf dan Bukti Ilmiahnya

Sebagai seorang muslim, proses ta’aruf ke seorang lawan jenis merupakan awal pembuktian sebuah cinta yang dewasa; cinta yang dihiasi dengan komitemen dan dilandasi dengan rasa tanggung jawab. Ta’aruf merupakan suatu langkah identifikasi dan cross check, apakah si doi memang pilihan yang tepat untuk dinikahi.

Ta’aruf dilakukan dengan simpel, singkat, serta efisien, biasanya hanya pertemuan-pertemuan sebentar dengan doi yang diincar dengan ditemani seorang wali agar tidak terjadi khalwat atau berdua-duaan. Ketika bertemu, mereka bisa saling ngobrol biasa, saling bertanya dan berdiskusi. Saking sederhananya, proses ini terkadang menimbulkan pertanyaan di benak kita yang belum pernah menjalaninya, apalagi para wanita, ‘Bisakah jatuh cinta dalam waktu sesingkat itu?’. read more

Bagaimana Luminol Bekerja?

Sobat yang doyan fiksi kriminal pasti tau nih, substansi yang satu ini: luminol. Ya, luminol adalah zat kimia yang merupakan piranti yang esensial bagi para petugas forensik untuk mendeteksi jejas darah. Namun tidak sesering kelihatannya, zat kimia ini hanya digunakan ketika memang benar-benar perlu saja, bila memang para penyidik mencurigai suatu benda telah mengalami kontak dengan darah, dan tentunya jika memang informasi tersebut bisa memberi hint buat para penyidik. Jadi nggak asal semprot aja makenya, emangnya mau nyetrika hehe. read more

Surat Terbuka Area Brodmann 4

Nama saya area brodmann 4.

Saya menjadi saksi akan gerak gerik motorik empu saya. Kadang saya merasa beruntung, tak perlu menjadi area 17 yang menyaksikan hal-hal yang menurut korteks prefrontal ‘tidak senonoh’, atau ‘tidak etis’. Atau area broca dan wernicke yang menerima seruan-seruan ‘kasar’, ‘jorok’, ‘tak berguna’. Entahlah, saya dan teman-teman motoris saya selalu menjadi curhatan kawan-kawan sensoris semua. Saya bantu mereka, tapi kadang saya yang salah pula. Meskipun harus saya akui, kadang saya tak punya kuasa. read more

Nilai Sebuah โ€œDiaโ€

Dia tidak meminta bayaran,

Namun menciptakan banyak kebahagiaan.

Dia memperkaya mereka yang menerima,

Tanpa membuat melarat yang memberinya.

Dia terjadi hanya sekejap,

Namun kenangan tentangnya kadang-kadang selamanya.

Dia membuat nyaman tanpa membuai,

Bijak tanpa menggurui,

Sederhana tanpa membosankan.

Tak seorangpun mampu bertahan tanpanya,

Karena dia memberi istirahat untuk rasa letih,

Sinar terang untuk rasa putus asa,

Sinar mentari bagi kesedihan,

Dan penangkal alam bagi yang kesulitan.

Namun dia tidak bisa dibeli, read more