Artikel

Cerita KaLAM! – Dalam Dekapan Ukhuwah Aku Menjadi Hangat, Dalam KeridhoanNya Aku Menjadi Bermakna

Dalam Dekapan Ukhuwah Aku Menjadi Hangat, Dalam KeridhoanNya Aku Menjadi Bermakna

Hatiku berkata..

Tahun pertama di FK, rasanya menyenangkan, tapi lambat laun aku menyadari satu hal yang benar benar hilang. Kehangatan ukhuwah, yang sejatinya selalu aku dapatkan selama 1 tahun aku menunggu setelah masa SMA ku berakhir.

Ya, aku sangat serius masuk FK hingga aku rela menunggu 1 tahun walaupun pada awalnya itu sangat menyakitkanku. Tanpa kejelasan status dan teman-teman yang kupikir memang semuanya fana di dunia ini. Tapi kefanaan ini kurasakan begitu jelas. Aku bahkan kehilangan arah saat itu. Namun aku menemukan mereka yang mengajakku berlari, dengan jilbab syar’i mereka, mengulurkan tangannya dan menggenggam tanganku erat. read more

Cerita KaLAM! – Homeostasis

 Homeostasis 

 

Adzan subuh di setiap pagi dan setiap hari adalah awal dimana rutinitasku dimulai. Beranjak dari tempat tidur untuk melangkah ke kamar mandi. Shalat subuh lalu dilanjut makan dan bersiap diri.

Berlangsung hari demi hari, hingga berganti minggu dan bulan. Rutinitas yang mana adalah tujuanku merantau ke Yogya. Ya, apalagi kalau bukan “kuliah”.

Kata orang di seluruh dunia, kuliah itu menuntut ilmu. Mau yang bilang orang Eropa, China, Brazil, Jerman ataupun Ethiophia. Ya…. memang iya. Tapi ada hal yang aku tak mengerti. Kenapa aku sering merasa kering dalam menjalaninya ? Kosong ? Dan semakin lama semakin kelelahan ? Bukankah ilmu itu sebuah “kekuatan” ? Kenapa aku tak merasakan kekuatannya ? read more

Cerita KaLAM! – KaLAM Bagiku

KaLAM Bagiku

 

Memasuki gerbang kampus nomor wahid dan menghirup atmosfer Kota Pelajar yang penuh sesak ini menjadikanku agak ‘ngeri’ membayangkan apa yang akan terjadi padaku ke depan. Siapa yang akan membantuku menjaga ‘keimanan’ karena tak lagi ada bersamaku sobat-sobat seperjuangan yang selalu saling menasihati dan berfastabiqul khoirot di pesantren dulu.

Hingga akhirnya di tengah kegersangan yang kurasa semasa PPSMB, kudapati sosok-sosok yang pasti bisa membawaku terus berada di jalur yang seharusnya. Senyum, salam, dan sapaan menyejukkan mereka membuatku lega dan yakin bahwa lingkungan yang kuinginkan itu ada disini. read more

Cerita KaLAM! – KaLAM ->  Kami + Kalian = Kita

KaLAM ->  Kami + Kalian = Kita

Sahabat dalam Kebaikan, jargon salah satu BSO yang kuikuti ini sejenak terdengar biasa saja.

Namun setelah hampir setahun pribadi ini baru merasakan “feel-nya”. Wah, bukankah sangat lama ? Aku tak ingin kalian menunggu selama itu untuk ikut merasakannya, sebab itu aku menuliskan nostalgia singkat ini.

Mungkin cerita kali ini akan sedikit puitis dan alay, terserah saja, karena perasaan memang sulit diterjemahkan dalam rangkaian kata – makna tak selalu mampu menerabas batas kalimat- serta pengalaman jarang tergambar dalam secercah paragraph. read more

Cerita KaLAM! – KaLAM di Hatiku

KaLAM di Hatiku

KaLAM di hatiku bukan sekedar BSO, bukan sekedar tempat pamer-pameran proker siapa yang paling meriah, dan juga bukan tempat yang melabeliku sebagai “orang alim”.

Terlalu dangkal rasanya kalau aku menganggap kalam seperti itu.

Walau nyatanya KaLAM memang sebuah bso yang punya banyak proker keren dan banyak orang-orang yang insyaa Allah solih solihah di dalamnya. Tapii, kalam lebih dari sekedar itu semuaaa.

Sedikit ceritaku selama merantau ke Jawa dan menginjakkan kakiku di FK UGM. Aku sempat hilang arah, kesepian karena jauh dari keluarga dan teman lama, bingung karena belum paham banyak hal dan tidak tau harus bertanya kepada siapa, sedih karena belum mampu menyesuaikan diri dengan kehidupan di FK. read more

Cerita KaLAM! – KaLAM? Sahabat Dalam Kebaikan!!

KaLAM? Sahabat Dalam Kebaikan!!

Ketika banyak orang sangat berbahagia saat diterima di FK UGM, aku menjadi salah satu orang yang merasa tidak suka. Perasaan senang karena diterima di salah satu jurusan favorit di Indonesia jelas ada sih, tapi naluriahku berkata sebaliknya. “FK UGM ini kan pilihan orang tuaku”, pikirku begitu. Ya, satu-satunya pilihan yang aku cantumkan di pendaftaran masuk PTN adalah FK UGM, dan Alhamdulillah wa Innalillah dengan restu orang tua dan izin Allah aku diterima dari jalur SNMPTN. Hmm, menarik menarik. read more

Cerita KaLAM! – Ya Allah Aku Ingin Hijrah

Ya Allah Aku Ingin Hijrah

Yaa dua tahun lalu, mungkin rasanya aneh jika menceritakan kisah yang rasanya sudah tidak perlu dibahas lagi karena kalau dibahas isinya akan sama saja dengan kisah yang lain. Jadul. Ya, begitu mungkin bisa disebut. Namun enggan rasanya bibir ini kalau tak menceritakan kisah yang bagiku sangat bermakna dan inspiratif untuk diriku sendiri. Bahkan aku tak pernah membayangkan akan sampai di titik ini sekarang.

Sebagian besar orang pasti akan menilai seperti apa kita sekarang, tapi Allah tak pernah hanya melihat hasilnya. Dia tahu semuanya dari awal prosesmu hingga sampai di tahap ini. read more

Cerita KaLAM! – Cinta Tak Mesti di Awal Waktu

Cinta Tak Mesti di Awal Waktu

Kata mereka, cinta adalah awal sebelum memulai segalanya. Tapi nyatanya, perkataan mereka tidak benar seutuhnya.

Aku saat itu hanyalah seorang gadis kecil yang datang dengan penuh harap, penuh mimpi, dan penuh keyakinan terhadap diri sendiri. Aku yang seringkali merasa lelah dan tidak nyaman ketika berada di keramaian. “Udah nekat aja. Jalan sendirian gapapa” kata-kata itu modal awalku saat ppsmb dan semester pertama di bangku perguruan tinggi. read more

Cerita KaLAM! – Aku Bukanlah Seorang yang Suci

Aku Bukanlah Seorang yang Suci

Aku hanyalah seorang pendosa. Jangan bandingkan aku dengan mu. Dan jangan pula bandingkan dirimu dengan ku. Aku tak pantas..

Dahulu, aku selalu memandang seorang yang berjilbab besar, seorang yang bercelana congklang, adalah musuh ku. Tapi perjalanan baruku dimulai, ketika aku memilih untuk menganggur satu tahun demi bisa memijakkan kaki ku di FK UGM…

Allah, yang sudah terlalu sering aku abaikan  petunjuk-Nya, sepertinya sudah memilih cara yang tepat untuk menyadarkanku. read more

[Do’a Bila Tertimpa Sesuatu Yang Tidak Disenangi]

قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ

Qodarullaahi wa maa syaa-a fa’ala.

Ini taqdir Allah, dan apa yang Dia kehendaki, Dia lakukan.

atau

قَدَّرَ اللَّهُ وَمَا شَاءَ فَعَلَ

Qoddarollaahu wa maa syaa-a fa’ala.

Allah telah mentaqdirkannya, dan apa yang Dia kehendaki, Dia lakukan.

HR. Muslim 4/2052.

“Mu’min yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah dari mu’min yang lemah dan semuanya baik. Berusahalah untuk meraih apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah dan jangan lemah, jika menimpamu sesuatu hal, jangan katakan seandainya aku lakukan ini dan itu, akan tetapi katakanlah: (doa di atas), karena ucapan ‘seandainya’ akan membuka (memberi peluang bagi) perbuatan setan.” read more