Cerita KaLAM! – Aku Bukanlah Seorang yang Suci

Aku Bukanlah Seorang yang Suci

 

 

Aku hanyalah seorang pendosa. Jangan bandingkan aku dengan mu. Dan jangan pula bandingkan dirimu dengan ku. Aku tak pantas..

Dahulu, aku selalu memandang seorang yang berjilbab besar, seorang yang bercelana congklang, adalah musuh ku. Tapi perjalanan baruku dimulai, ketika aku memilih untuk menganggur satu tahun demi bisa memijakkan kaki ku di FK UGM…

Allah, yang sudah terlalu sering aku abaikan  petunjuk-Nya, sepertinya sudah memilih cara yang tepat untuk menyadarkanku.

Aku, yang berbulan-bulan sudah terlalu sering meminta doaku dikabulkan, mulai sadar bahwa hati ini “jauh” dari Allah. Aku merasa terpukul, menyesal, dan “rindu” kepada-Nya..

Aku pun berusaha untuk menghentikan segala perilakuku yang Allah benci, yang sebenarnya hampir sudah kulakukan semuanya. Aku mulai berusaha untuk mendapatkan kembali kasih sayang Allah..

Perjuanganku, dimulai dengan belajar membenarkan bacaan Quran ku. Aku mulai dengan mencari di mana kuletakkan Kitab itu. Membersihkannya dari debu debu. Lalu aku menciummya.

‘Maaf’… Itulah kata kata yang pertama ku ucapkan untuknya.

Setahun sudah, aku berusaha untuk belajar tes masuk dan juga belajar membenarkan bacaan Qur’anku ini di tempat yang aku sendiri tidak pernah ke tempat itu bahkan juga tidak menggunakan metode apa pun. Tapi ini lah usaha yang telah aku coba, dengan diriku yang tidak menahu apa pun mengenainya.

 

Dan aku.. Diterima..

Ucap dan sujud syukur kepada Allah. Kuteteskan air mataku. Allah menerimaku. Aku berhasil mendapat kasih sayang Nya kembali..

Kini.. Kupijakkan kakiku di FK UGM…

Sungguh, ku tak percaya diri ini berada di sini.

Dengan segala hal yang baru saja terjadi kepadaku, aku yang sangat ingin melanjutkan proses perbaikan diri ini. Memilih untuk membatasi aktivitas ku.

Dan aku memilih.. KALAM FK UGM..

Aku takut.. Aku tak pernah berkumpul dengan orang orang seperti ini. Orang orang yang tadinya ku anggap musuh. Sungguh, hati dan akal ku saling berdebat satu sama lain..

Berbulan-bulan sudah. Aku berusaha memenangkan pilihan hatiku. Dan bukan akalku. Ternyata.. Orang orang ini. Mengajarkanku banyak hal. Aku jadi tau, ada yang namanya dzikir pagi dan petang (al-ma’tsurat). Ada yang namanya tahsin (memperbaiki bacaan Qur’an). Ada yang namanya kajian (pengajian). Ada yang namanya witir sebelum tidur.

Ada yang namanya Al-Mulk sebelum tidur..

 

Dan segala kebaikan-kebaikan lain yang kemudian mendatangiku. Kelembutan hatiku. Kedewasaan yang terjadi pada diriku..

 

Dan yang spesial adalah.. Saudara saudari seiman yang kutemui di sini yang juga sama sama ingin memperbaiki diri. Aku ga berjuang sendirian. Aku bersama-sama mereka, bersama hangatnya senyuman dan sapaan mereka..

 

Terima kasih..

Keluarga terkasihku di FK UGM..

Kini hatiku mampu untuk merasakan kebahagiaan di kondisi apa pun. Aku lebih mudah untuk bersyukur atas kondisiku. Hatiku merasakan indahnya kenikmatan Islam.

Terima kasih Allah.. Jangan pisahkan aku dengan keluargaku ini..

Ijinkan aku bisa tetap bersama mereka..

 

Hingga di surga Mu kelak..

 

Hamba Allah

 

 

 

KaLAM FK UGM 1438 H

|Sahabat dalam Kebaikan|

 

📬Email: kalam.ugm@gmail.com

👥FP: facebook.com/kalamfkugm

📱Line: @pcg1356f

🔔Twitter: @kalamfkugm

🗼Instagram : @kalamfkugm

📺YouTube: KaLAM FK UGM

🌍Website: kalam.fk.ugm.ac.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *