Monthly Archive: March 2017

[Istimewanya Ilmu]

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadalah : 11)

Apa yang tidak habis jika dipakai terus menerus? Itu adalah ilmu.

Jika dalam perjalanan saja kita butuh bekal seperti uang, minum, dan makanan.

Nah, ilmu adalah bekal untuk menghadapi tantangan di dunia dan penolong ketika di akhirat karena “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631) read more

Hari Ini Milik Kita

Di saat langkah kita mulai lemah
Di saat keteguhan itu mulai goyah
Langit tak lagi terlihat cerah
Serta dunia tak lagi indah

Hanya satu yang perlu dipertanyakan
Satu hal yang menjadi syarat diterimanya amalan
Serta kunci dari segala kesuksesan
Yakni kata yang mudah diucap tapi sulit diterapkan: I K H L A S…

Tak seharusnya kita berkeluh kesah
Tak selayaknya kita menjadi hamba yang lemah
Karena Sang Rohiim telah menjanjikan
Bahwa hamba-Nya tak dibebani melebihi kemampuan

Assalamu’alaykum warohmatullahi Wabarokatuh 😉
Kaifa haluk akhi ukhti sobat KaLAM sekalian? Mudah-mudahan selalu dalam lindungan dan taufikNya yaa 🙂 read more

[Siapkah Kau diMatikan Esok Hari?]

Pernahkah kalian berpikir jiwa raga kalian yang disibukkan dengan duniawi ini akan dimatikan esok hari? Lalu, apa yang sudah kalian persiapkan?

Sebagai mahasiswa kedokteran mungkin semua mengalami fase jatuh bangun yang hampir sama.
Sibuk belajar untuk praktikum dan ujian, tetapi tetap saja nilainya tidak sebaik teman kita. Lalu, kita semakin berusaha untuk belajar lebih giat. Apapun kita lakukan agar nilai kita bisa lebih baik.
Ada pula teman yang sangat berprestasi dalam lomba. Seluruh Indonesia telah dijelajahi karena selalu saja menjadi juara. Bahkan negeri nan jauh di sana pun tak luput dari prestasinya. Lalu, kita pun mencoba mendaftar lomba. Walaupun selalu gagal, kita selalu mencoba dengan diiringi harapan bahwa suatu saat kita bisa menjadi seperti mereka.
Tentu banyak pula teman yang organisasinya mantap djiwa. Gaya bahasa, ekspresi, intonasi, semuanya membuat kita yakin “seperti inilah sosok pemimpin”. Lalu, kita pun mendaftar berbagai organisasi dengan harapan bisa meminimalkan rasa pemalu dalam diri kita dan bisa memaksimalkan potensi terpendam dalam diri kita. Semua organisasi dengan penuh semangat kita jalankan amanahnya. “Untuk membangun relasi, biar nanti cari kerja gampang”, banyak pula yang berpikir demikian. read more

Doa Agar Dimudahkan Segala Urusan]


يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

“Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits, wa ash-lihlii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin abadan

” Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dari-Mu selamanya” .
Sumber : https://rumaysho.com/11790-dzikir-dan-doa-dengan-ya-hayyu-ya-qayyum.html read more

[Biarkan Ibu Tinggal Bersamaku]

“Dik, kumohon, biarkan Ibu tinggal bersamaku. Aku masih sanggup merawat Ibu. Aku memang sudah tua, tapi aku masih sanggup merawat Ibu sampai akhir hayatku. Aku sangat mencintai Ibu” Hairan memohon kepada adiknya.

“Maaf kak, aku pun sangat mencintai Ibu. Aku dan istriku tidak ingin ibu hidup susah. Kami khawatir dengan kondisi kakak. Kakak pun mulai menua. Biar Ibu bersamaku saja. Kalau kakak memang belum ridha, mari kita ke Pengadilan Qashim. Biar hakim yang memutuskan siapa yang lebih berhak merawat Ibu.”
Pengadilan pun akhirnya digelar. Pengadilan yang di dalamnya sarat akan hikmah dan kebaikan. Pengadilan untuk menentukan yang lebih baik dari yang baik. Pengadilan yang terjadi karena dua orang yang amat sangat mencintai Ibunya yang telah tua renta. read more