Adab Tidur Sesuai Ajaran Rasulullah

adab-tidur

Tidur merupakan kegiatan kita setiap malam guna mengembalikan tenaga yang sudah dikeluarkan pada siang harinya.

Ada banyak sekali adab-adab tidur yang diajarkan oleh baginda rasul yang notabenenya masing-masing adab tersebut memiliki fungsi dan tujuan yang baik bagi diri seseorang. Akan tetapi karena saking  banyaknya, terkadang seseorang menjadi malas untuk melakukan adab tersebut.

Maka dari itu, berikut adalah adab-adab tidur yang ringan untuk dikerjakan namun membawa dampak besar bagi yang melakukan.

  1. Tidak mengakhirkan tidur malam selepas shalat isya’ kecuali dalam hal darurat, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Barzah Radhiyallahu anhu:

نَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ (صَلاَةِ) الْعِشَاءِ وَالْحَدِيْثَ بَعْدَهَا.

“Bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur malam sebelum (shalat Isya’) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya.

Hal ini dimaksudkan agar seseorang bisa bangun lebih awal untuk mempersiapkan aktivitas di hari tersebut; mengindahkan pagi Allah dengan shalat sunnah, dan tidak letih saat bekerja.

  1. Hendaknya tidur malam dengan berwudhu, sebagaimana telah dijelaskan dalam hadits

إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوْءَكَ لِلصَّلاَةِ

“Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu’ terlebih dahulu sebagaimana wudhu’mu untuk melakukan shalat.” [HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710]. Dengan berwudhu, raga kita akan bersih dari berbagai macam kotoran dan bakteri, serta lebih nyaman untuk tidur.

  1. Mendahulukan posisi tidur dengan berbaring di sisi sebelah kanan dan tidak menggunakan perut sebagai tumpuan.

نَّهَا ضَجْعَةٌ يَبْغَضُهَا اللهُ عَزَّ وَجَلَّ

“Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai oleh Allah Azza wa Jalla.” Posisi tidur dengan telungkup akan menyebabkan jantung tertekan, lubang hidung tidak mendapat akses udara secara sempurna, paru-paru tidak bisa mengembang sebebas biasanya yang menyebabkan seseorang menjadi sesak nafas.

 

Demikianlah beberapa adab-adab tidur yang telah diajarkan rasulullah. Seperti yang telah disebukan, adab tidur rasulullah sangat banyak. Akan tetapi, dengan kita memulai untuk mengamalkan tiga adab ini saja, manfaaat bagi tubuh sudah terasa apalagi jika mengamalkan semua adabnya. Semoga Allah memberkahi kita, umat muslim se-dunia. Aamiin.

 

Sumber: https://almanhaj.or.id/4009-adab-adab-tidur.html

 

———-

KaLAM FK UGM 1437 H

|Build Inside, Spread Outside|

📬Email: kalam.ugm@gmail.com

👥FP: facebook.com/kalamfkugm

📱Line: @pcg1356f

🔔Twitter: @kalamfkugm

🗼Instagram : @kalamfkugm

📺YouTube: KaLAM FK UGM

🌍Website: kalam.fk.ugm.ac.id 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *