Pentingnya Mencatat Ilmu dalam Majelis Ilmu

Image_64436d9

Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Assalamu’alaykum saudaraku, sahabat-sahabatku yang insya Allah senantiasa dipayungi barokah oleh Yang Maha Pengasih.

Bagaimana kabar kalian? Sedang sibuk apa? Kuliah? Praktikum? Jangan lupa jaga kesehatan yaa..

الْعِلْمُ صَيْدٌ وَالْكِتَابَةُ قَيْدُهُ قَيِّدْ صُيُوْدَكَ بِالْحِبَالِ الْوَاثِقَهْ فَمِنَ الْحَمَاقَةِ أَنْ تَصِيْدَ غَزَالَةً وَتَتْرُكَهَا بَيْنَ الْخَلاَئِقِ طَالِقَهْ

Ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya.
Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat.
Termasuk kebodohan kalau engkau memburu kijang.
Setelah itu kamu tinggalkan terlepas begitu saja.
(Imam As-Syafi’i)

Apa yang Sahabat pikirkan saat membaca kalimat di atas? Bukan hanya indah kata-katanya namun juga ada benarnya bukan?

Sahabat, ilmu adalah sesuatu yang tak ternilai harganya. Allah ta’ala telah meninggikan orang-orang yang mempunyai ilmu beberapa derajat dibandingkan selain mereka, sebagaimana firman-Nya dalam surat Al-Mujaadilah ayat 11 :

“Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”

Sesuatu yang tak ternilai harganya, bukankah sudah sepatutnya kita jaga?
Masihkah Sahabat ingat isi dari pengajian atau majelis taklim yang pernah Sahabat hadiri satu minggu yang lalu?
Masihkah Sahabat ingat isi dari kuliah dosen semester lalu?
Kalau Sahabat tidak mencatatnya maka saya ragukan jawaban Sahabat adalah “masih”

Mungkin Sahabat bertanya-tanya, “Memang apa pentingnya mencatat?”, “Memang harus ya?”, “Ingatanku baik kok, lantas untuk apa aku menulis? Dengan mendengar pun asal sudah memerhatikan dengan baik ilmu juga akan masuk.”

Sahabat, mencatat adalah salah satu adab dalam mengikuti majelis ilmu. Dengan mencatat ilmu yang kita dengar, otak kita akan bekerja lebih optimal dalam mengingat ilmu tersebut. Apabila ilmu itu sudah berada dalam ingatan Sahabat, maka mudah bagi Sahabat dalam mengamalkannya dan menyerukannya.

Mencatat ilmu membuat kita tidak mudah lupa; dan apabila lupa itu sudah datang, tinggal buka saja catatan yang Sahabat tuliskan, bukan begitu?

Seperti yang sudah disampaikan di atas, ilmu adalah sesuatu yang tak ternilai harganya, sedangkan manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Maka sangat penting untuk para penuntut ilmu untuk mencatat ilmu yang ia dapat.

Saking pentingnya, sampai-sampai Imam Asy Sya’bi rahimahullah pernah berkata, “Jika dirimu mendengar faidah ilmu, maka catatlah meskipun di tembok!”
(Diriwayatkan oleh Khaitsamah, lihat Hilyah Thalibil ‘Ilmi hal. 53)

Lantas? Apakah saya mendapat pahala dengan mencatat?
Jawabannya adalah ya. Menuntut ilmu sendiri sudah merupakan suatu keutamaan, apalagi menjaga keutamaan tersebut. Sungguh mencatat banyak faedahnya. Tidak hanya untuk Sahabat, tapi juga untuk orang lain.

Bagaimana jika ada orang yang membaca catatan Sahabat? Bagaimana jika teman Sahabat yang sakit dan tidak bisa hadir kuliah kemudian meminjam catatan Sahabat? Saat mereka mendapatkan ilmu dari catatan yang Sahabat tuliskan, catatan yang Sahabat pinjamkan, maka saat itulah pahala bertumpah kepada Sahabat. Dan apabila kemudian teman yang Sahabat pinjamkan catatan itu membagi ilmu yang ia dapat kepada temannya yang lain, saat itulah pahala menghujani Sahabat.

Hanya dengan mencatat ilmu di majelis ilmu, faedah sebanyak itu yang bisa Sahabat dapatkan. Masya Allah 😊

Maka dari itu sahabat-sahabatku, para penuntut ilmu yang dimuliakan Allah, ikat ilmu yang sudah kalian buru dengan mencatat. Kejar pahala, kejar barokah sebanyak-banyaknya. Semangatlah selalu dalam belajar, mencatat, menghafal, menyebarkan, dan mengamalkan ilmu yang Sahabat dapat. Karena sungguh, menuntut ilmu adalah jalan setapak menuju surga.

Wallahu a’lam.
Likuidita Yona Ramadini
Publikasi dan Media KaLam 1437H
———-
KaLAM FK UGM 1437 H
|Build Inside, Spread Outside|
📬Email: kalam.ugm@gmail.com
👥Facebook: KaLAM Fakultas Kedokteran UGM
📱Line: @pcg1356f
🔔Twitter: @kalamfkugm
🗼 Instagram : @kalamfkugm
📺YouTube: KaLAM FK UGM
🌍Website: kalam.fk.ugm.ac.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *