Fiqh Wanita : Berhias #1


1. Berhias Merupakan Sunnah Alamiah

Dari Aisyah Rasulullah telah bersabda:

“Sepuluh hal yang termasuk fitrah: mencukur kumis, memotong kuku, menyela- nyela ( mencuci) jari jemari, memanjangkan jenggot, siwak, istinsyaq (memasukan air kehidung), mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, dan intiqashul ma’a istinja).

Mush’ abbin Syaibah mengatakan: “ Aku lupa yang kesepuluh, melainkan berkumur”.

Dari Abu Hurairah dia mengatakan: “ Lima perkara yang merupakan bagian dari fitrah: Memotong kuku, mencukur kumis, mencabut bulu ketiak, dan mencukur bulu kemaluan, dan khitan”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

2Larangan Mencukur dan Menyambung Rambut

Tidak diperbolehkan bagi seorang wanita mencukur rambutnya kecuali karena suatu hal yang mengharuskan untuk itu, dan tidak pula menyambung rambutnya, baik dengan rambut sendiri, orang lain, rambut hewan, maupun yang lainnya.

Bahkan Ibnu Hazim mengatakan, bahwa menyambung rambut merupakan salah satu perbuatan dosa besar.
Dan Ali bin Abi Thalib dia berkata: Rasulullah telah melarang wanita mencukur rambutnya ( HR. At Tirmidzi dan An- Nasa’i)

Dari Asma binti Abu Bakar Ash Shiddiq, “dia menceritakan pernah ada seorang wanita datang kepada Rasulullah seraya bertanya : “ Wahai Rasulullah, aku mempunyai seorang putri yang terserang penyakit, sehingga rambutnya rontok, apakah berdosa jika menyambungnya? Beliau menjawab “Allah melaknat wanita yang menyambung rambutnya dan wanita yang meminta disambungkan rambutnya”. (Muttafaqun Allaih)

Dari Humaid bin abdirahman, dia menceritakan, aku pernah mendengar, aku pernah mendengar mu’awiyah ketika dia sedang berada diatasmimbar di Madinah, dimana dia mengambil dari dalam kopiahnya guntingan rambut seraya berkata: “ Wahai penduduk madinah , dimana ulama- ulama kalian, sesungguhnya aku pernah mendengar Nabi melarang melakukan hal ini ( menyambung rambut). Ketahuilah, bahwa orang- orang Bani Israel binasa ketika wanita- wanita kalangan mereka melakukan hal ini.

Dari Mu’awiyah bahwa rasulullah melarang tipu daya, dan tipu daya wanita itu adalah menyambung rambutnya.

Dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah melaknat wanita yang menyambung rambutnya.

3.Memulai Segala Sesuatu yang Baik dengan Sebelah Kanan

Dari aisyah dia menceritakan:
“Rasulullah suka memulai sesuatu dengan sebelah kanan, memberi dengan tangan kanan, dan beliau dalam segala urusannya senang memulai dengan sebelah kanan (HR. An-Nasa’i)

Dari Asy- Asy’ ast, dia menceritakan: “ Aku pernah mendengarkan ayahku pernah menceritakan dari Aisyah bahwa Rasulullah suka memulai dengan sebelah kanan sesuai kemampuanya baik dalam thaharah, memakai sandal, maupun berjalan.”

4.Larangan Membuat Tato dan Merenggangkan Gigi

Dari Abdullah Mas’ud Rasulullah bersabda:

“ Allah melaknat wanita yang membuat tato ( pada kulitnya) dan wanita yang meminta dibuatkan tato, yang mencukur alisnya dan wanita yang meminta diregangkan giginya untuk mempercantik diri, yang mereka semua merubah ciptaan Allah. “( Muttafaqun Alaih)

Dari Abdullah bin umar

“Rasulullah melaknat wanita yang menyambung rambutnya dan wanita yang minta disambung rambutnya, wanita yang mentato ( kulitnya) dan wanita yang meminta dibuatka tato. (Hr. An- Nasa’i)

Dari Abu Raihanah mengatakan:  “ Rasulullah melarang sepuluh hal mengasah gigi, membuat tato, membuat alis, sampai pada sabdanya, dan juga berkumpulnya dua orang wanita dalam satu kain tanpa hijab”’( HR. Abu Dawud)

5.Diperbolehkan Memakai Pakaian Sutera bagi Wanita

Dari Anas dia menceritakan: “ Aku pernah melihat pada diri Zainab binti Rasulullah baju sutera yang bergaris.”

Dari Ali bin Abi Thalib, dia menceritakan, Nabi pernah memberiku pakaian sutera bergaris. Lalu aku keluar dengan mengenakanya, aku melihat kemarahan pada wajah beliau.

Dan aku tidak memberikan kepada istriku untuk dikenakan. Kemudian beliau menyuruhku menyobek pakaian tersebut, maka aku pun menyobeknya dihadapan wanita- wanita dikeluargaku. ( HR. Al- Bukhari)

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *